Home / BERITA LAW FIRM / Aksi Demo Bakar Ban, GARAP Tuntut Perusahaan Probosutedjo

Aksi Demo Bakar Ban, GARAP Tuntut Perusahaan Probosutedjo

GARAP Tuntut Perusahaan Probosutedjo

JurnalJakarta.com – Kembali berunjuk rasa dan beraksi bakar ban, Gerakan Rakyat Anti Penipuan (GARAP) tuntut keadilan didepan PT. Sawangan Residence Ideal, anak perusahaan PT. Buana Estate, di Gedung Teja Buana Lt. 3 Jl. Menteng Raya No. 29 Jakarta Pusat. Senin (28/12). GARAP telah menuding PT. Sawangan Residence Ideal telah melakukan sebuah tindak pidana Penipuan dan Penggelapan, melakukan pendzaliman kepada orang-orang miskin dan lemah.

Sabagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, Frans selaku koordinator aksi GARAP mengatakan,” Nur Rani, putri H. Probosutedjo, salah satu Direktur PT. Buana Estate yang membawahi PT. Sawangan Residence Ideal diduga telah melakukan sebuah tindak pidana penipuan dan penggelapan, Karena Jabatan serta persekongkolan jahat dengan Ir. Purwono Sasmito Adi, selaku Project Manager dan Arif Budiman Daulay, selaku Manager Keuangan Sawangan Residence Ideal,” ujar Frans

PT. Sawangan Residence Ideal diduga telah melakukan penipuan terhadap kawan kami yang telah melaksanakan membangun rumah sebanyak 12 unit di Sawangan Residence Ideal.

Frans menjelaskan setelah rumah tersebut selesai dibangun, tiba-tiba secara lisan Arif Budiman Daulay selaku Manager Keuangan Sawangan Residence Ideal menyatakan bahwa pembayaran untuk pembangunan rumah 12 unit tersebut telah habis, tanpa memberikan bukti selembarpun bahwa benar pembayaran tersebut telah habis,” jelas Frans

Padahal menurutnya, berdasarkan rincian dan catatan kawan kami yang didasarkan atas sebuah bukti-bukti yang sah secara hukum, telah terbukti bahwa pembayaran untuk pembangunan rumah 12 unit tersebut belum habis dan masih kekurangan sebesar Rp. 815.649.216,- dari total nilai yang tertulis dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) yaitu sebesar Rp. 1.703.068.000,-

Hal tersebut juga telah berkali-kali diklarifikasi dan juga dua kali di Somasi oleh Kantor Hukum Khoirul Amin & Associates Law Firm. akan tetapi semua usaha tersebut sia-sia, karena tidak adanya itikad baik dari PT. Buana Estate dan Sawangan Residence Ideal untuk menyelesaikan permasalahan sisa pembayaran Biaya Pekerjaan tersebut,” jelasnya

Maka dengan ini kami atas nama Gerakan Rakyat Anti Penipuan menyatakan sikap, agar menutup Gedung Teja Buana, dan bubarkan PT. Buana Estate dan Sawangan Residence Ideal tersebut, serta adili Nur Rani, Purwono Sasmito Adi dan Arif Budiman Daulay,” ungkap Frans.

Saat di konfirmasi, pihak dari PT. Buana Estate dan Sawangan Residence Ideal, sedang tidak berada di tempat, sedang libur akhir tahun,” jelas security.

Sementara Anggota Polisi Menteng Kompol Heddy Mangasi, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan mediasi untuk pertemuan berikutnya, kalau untuk saat ini memang pihak managemen dari Tedja Buana tidak bisa ditemui, karena sudah libur sebelum natal dan tahun baru,” ujarnya.

Sumber : jurnaljakarta.com

Baca Juga

MUI Memaafkan, FSI Melaporkan

Forum Syuhada Indonesia (FSI) bersama beberapa ormas lainnya menambah daftar panjang laporan ke Bareskrim terkait …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *